Tenaga Atom – Tenaga Nuklir

Tenaga Atom

Di era 90an masih dikenal istilah tenaga atom, sebuah aktivitas yang menggunakan komponen peyusun setiap unsur yang sudah tidak dapat dibagi-bagi dan dapat menghasilkan energi. Negara kita Indonesia di era ini sudah memiliki sebuah fasilitas pembangkit tenaga listrik yang menggunakan tenaga atom. Riset mengenai tenaga atom juga sudah banyak dilakukan guna menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan mahir di bidang tenaga atom.

Satuan terkecil dari suatu materi yang terdiri atas inti, yang biasanya mengandung proton (muatan positif) dan neutron (netral), dan kulit yang berisi muatan negatif yaitu elektron (muatan negatif)

Atom satu dengan atom yang lainnya memiliki sifat yang berbeda-beda, sifat tersebut diantaranya:

  1. Sifat Nuklir

Sifat nuklir (radioaktif) hanya dimiliki oleh unsur-unsur atom yang memiliki nomor atom lebih dari 82. Dari sekitar 339 nuklida yang sudah ditemukan secar alami di bumi, sebanyak 269 diantaranya belum terpantau secara menyeluruh. Pada unsur kima, 80 dari unsur yang diketahui memiliki satu atau lebih isotope stabil. Unsur 43, 63, dan semua unsur yang memiliki nomor atom lebih dari 82 tidak memiliki isotope stabil. Hal inilah yang menyebabkan unsur tersebut memiliki sifat radioaktif.

  1. MassaAtom

Jumlah keseluruhan dari partikel dasar dalam suatu atom disebut dengan nomor massa. Massa atom dalam keadaan diam dinilai dengan menggunakan satuan Dalton. Massa atom dalam unsur yang berbeda memiliki massa yang bervariasi. Massa tersebut tergantung dari jumlah proton dan neutron dalam intinya. Semakin besar massa atom, maka semakin kecillah atom tersebut.

  1. Nomor Atom

Atom-atom dalam zat yang berbeda memiliki jumlah proton yang tidak sama dalam intinya. Jumlah proton dalam inti ini disebut dengan nomor atom.

  1. Gaya Atom

Gaya elektromagnetik menjaga elektron yang bermuatan negatif agar tetap berada orbit sekeliling inti muatan positif. Terdapat gaya tarik inti yang merupakan gaya paling kuat yang menjaga proton dan neutron tetap berada dalam inti atom. Gaya inti seratus kali lebih kuat daripada gaya elektromagnetik.

Tenaga nuklir adalah aktivitas pemanfaatan atom-atom dengan nomor atom lebih dari 82 untuk menghasilkan energi serba guna

Pada era 2000 tenaga atom mulai ditingkatkan kembali berdasarkan eksperimen dan manfaat yang bisa lebih didapatkan, sehingga tenaga atom beralih kepada tenaga nuklir. Nuklir adalah sesuatu yang berhubungan dengan atau menggunakan inti atau energi (tenaga) atom. Dengan kata lain, tenaga nuklir adalah tenaga dalam bentuk apa pun yang dibebaskan dalam proses transformasi inti, tenaga yang berasal dari sumber radiasi pengion.

Transformasi inti

Aktivitas inti atom dipengaruhi dari komposisi jumlah proton dan neutron di dalam inti atom. Komposisi inti atom mempengaruhi kestabilan inti atom itu sendiri. Inti atom dikatakan stabil bila komposisi jumlah proton dan neutronnya sudah ”seimbang” serta tingkat energinya sudah berada pada keadaan dasar. Jumlah proton dan neutron maupun tingkat energi dari inti-inti yang stabil tidak akan mengalami perubahan selama tidak ada gangguan dari luar. Sebaliknya, inti atom dikatakan tidak stabil bila komposisi jumlah proton dan neutronnya “tidak seimbang” atau tingkat energinya tidak berada pada keadaan dasar. Komposisi proton dan neutron yang “seimbang” atau “tidak seimbang” tidak berarti mempunyai jumlah yang sama ataupun tidak sama. Setiap inti atom mempunyai “kesetimbangan” yang berbeda.

Inti-inti atom yang tidak stabil, baik karena komposisi jumlah proton dan neutronnya yang tidak seimbang ataupun karena tingkat energinya yang tidak berada pada keadaan dasarnya, cenderung untuk berubah menjadi stabil. Bila ketidakstabilan inti disebabkan karena komposisi jumlah proton dan neutronnya yang tidak seimbang, maka inti tersebut akan berubah dengan memancarkan radiasi alpha (α) atau radiasi beta (β). Kalau ketidakstabilannya disebabkan karena tingkat energinya yang berada pada keadaan tereksitasi maka akan berubah dengan memancarkan radiasi gamma (γ). Proses perubahan atau transformasi inti atom yang tidak stabil menjadi atom yang lebih stabil tersebut dinamakan peluruhan radioaktif.

Peluruhan radioaktif dapat dimanfaat untuk mensejaterakan umat manusia, misalnya: pembangkit listrik, membunuh tumor, menghasilkan varitas bibit tahan hama, dan pemeriksaan material tanpa merusak material.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *