Hot Work, Safety Procedure

Hot Workapa dan bagaimana prosedur kerja untuk hot workHot work adalah semua jenis pekerjaan yang menggunakan sumber panas atau material mudah terbakar dengan potensi bahaya yang dihasilkan yaitu bahaya kebakaran. Pekerjaan yang masuk dalam kategori hot work, diantaranya: pengelasan, pemotongan dengan plasma, solder, dan lain sebagainya. Dalam fasilitas tertentu, pekerjaan-pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan ketika sudah memenuhi persyaratan kerja yang ketat. Tujuan dari persyaratan yang tidak sedikit adalah memberi keyakinan kepada pekerja, pengawas, dan pemilik fasilitas bahwa pekerjaan dalam kategori hot work dapat bejalan dengan aman tanpa menimbulkan bahaya kebakaran.

Prosedur kerja untuk hot work antara fasilitas oil & gas bisa berbeda-beda, bergantung pada pengembangan kebijakan HSE, visi atau target dalam penerapan aspek K3, dan bisa juga ada regulasi yang sudah mengatur akan hal itu. Secara umum pekerjaan hot work harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:

  1. Terdapat SOP kerja untuk pekerjaan kategori hot work ;
  2. Man power atau pekerja memiliki lisensi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang dalam pekerjaan hot work;
  3. Peralatan kerja memiliki surat keterangan laik pakai dan sudah diinspeksi;
  4. Dilakukan pengukuran gas dalam area pekerjaan hot work;
  5. Alat pelindung diri minimal untuk welder dan pekerja lain telah memenuhi aturan yang ada;
  6. Disediakan welding habitat untuk mengisolasi area pekerjaan hot work;
  7. Terdapat pengawas pekerjaan yang selalu stand by saat pekerjaan hot work  berlangsung;

 

Standard Operating Procedure for Hot Work

Jenis pekerjaan hot work harus dijabarkan rinci dalam dokumen ini dan terkadang tidak boleh dikumpulkan jadi satu kesatuan dalam satu prosedur untuk beberapa jenis pekerjaan hot work. Selain menjabarkan jenis pekerjaan hot work dalam dokumen ini juga dirinci perihal tahapan-tahapan yang akan dilakukan, peralatan kerja yang dipakai, lama pekerjaan, mitigasi dan analisa resiko, dan pemenuhan penerimaan kriteria pekerjaan.

 

Kualifikasi Personil

Pelaksana pekerjaan hot wok haruslah orang yang memiliki keahlian dan sudah tersertifikasi oleh lembaga yang berwenang dalam hal pekerjaan hot work misalnya, Dirjen Migas atau lembaga lain yang berwenang. Dengan memastikan bahwa pelaksana pekerjaan memiliki sertifikat keahilan, akan memberikan jaminan bahwa pekerjaan hot work dilakukan oleh orang yang sudah terlatih sehingga pekerjaan berjalan dengan baik sesuai prosedur yang berlaku.

 

Peralatan Kerja Laik Pakai

Dalam upaya memastikan pekerjaan hot work dapat berjalan aman dan lancar setelah dipastikan bahwa ada prosedur kerja, personil yang kompeten, maka peralatan yang dipakai juga harus dipastikan masih laik pakai dan didukung dengan dokumen teknis yang memadai. Dengan memiliki dan dapat menunjukkan data teknis pendukung peralatan kerja maka dapat meminimalisir malfunction dari peralatan kerja. Serta memberikan kepastian bahwa unjuk dari peralatan kerja masih dalam range performa yang seharusya diberikan oleh peralatan kerja.

 

Gas Testing

Pekerjaan hot work yang dilakukan didalam fasilitas oil and gas, harus dilakukan pemeriksaan gas terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan, agar diketahui apakah ada gas mudah terbakar yang berasal dari kebocoran atau gas alam mudah terbakar di sekitar area kerja. Dengan mengetahui jenis gas yang berada di area kerja dapat dilakukan mitigasi atau tindakan preventif untuk mencegah bahaya kebakaran akibat pekerjaan hot work yang berlangsung di area tersebut.

 

Alat Pelindung Diri

Alat pelindung diri adalah alat kerja tambahan yang diperuntukkan untuk melindungi anggota tubuh terhadap potensi bahaya kerja yang mungkin terjadi selama pekerjaan berlangsung. Untuk pekerjaan pengelasan contoh APD yang digunakan yaitu: helm las, leather apron, leather gloves, masker las, welding goggle, dan safety shoes.

 

Welding Habitat

Fungsi dari welding habitat adalah untuk mengisolasi area kerja hot work  agar material, asap, percikan api dan hal lain tidak langsung mempengaruhi kondisi lingkungan sekitar.

 

Fire Watcher

Di beberapa fasilitas mengharuskan ada seorang standby man yang bertugas untuk mengawasi jalannya pekerjaan hot work dan memantau titik api yang ditimbulkan. Sehingga, dapat dengan segera dilakukan pemadaman terhadap titik api yang terjadi.

 

Dari beberapa tahapan kerja tersebut di atas keseluruhannya adalah upaya untuk menghilangkan resio bahaya kebakaran akibat dilaksanakannya pekerjaan hot work. 

 

Salam,

Nur Ichsan

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *