Tesseract 10-Timeline

Tesseract, adalah wadah salah satu infinity stone yaitu space stone sebagai hasil dari pembentukan universe yang berasal dari ledakan big bang dan membentuk beberapa elemen yang terkristalisasi. Elemen-elemen tersebut yaitu: space, mind, reality, power, time, dan soul. Ke-enam elemen yang tersebar di universe dengan campur tangan ‘Cosmic Entities’ yang akhirnya terbentuk infinity stone. Space stone dengan kemampuan memanipulasi ruang/space, dimiliki pertama kali oleh Odin.

Tahun 965 Setelah Masehi

Perjalanan atau time line dimulai pada tahun 965 setelah masehi, kala itu Odin beserta pasukannya terlibat pertempuran dengan Forst Giant of Jotunheim. Odin dibantu dengan putrinya selama berabad-abad lamanya berusaha menaklukkan Nine Realms yang termasuk didalamnya adalah bumi. Odin dianggap oleh manusia kala itu sebagai dewa kebijaksanaan. Dengan kekuatan Tesseract, ia menciptakan jembatan Biforst yang memungkinkan dia untuk travel dari Asgard ke berbagai planet di Nine Realms. Kemudahan itulah yang diprediksi menjadi alasan kenapa Odin memutuskan menyimpan Tesseract di bumi.

Tahun 1942

Tesseract diperkenalkan pertama kali di Marvel Cinematic Universe pada film Captain America-First Avanger. Film tersebut berlatar belakang Perang Dunia II. Hydra (Divisi Persenjataan Nazi) yang dipimpin oleh Johann Schimdt a.k.a Red Skull melacak keberadaan tesseract di desa Tonsberg-Norwai yang berada di balik dinding Yggdrassel. Red Skull dengan bantuan Profesor Zola menggunakan Tesseract untuk dikembangkan menjadi senjata selama perang guna melawan musuh-musuh Hydra. Pada tahun 1945 Captain America sebagai bahan uji coba laboratorium menggunakan Vita-ray Chamber di militer Amerika dengan pimpinan proyek Howard Stark, dinyatakan berhasil membuat Steve Rogers a.k.a Captain America memiliki kekuatan diatas manusia normal. Ketika Captain America bermaksud menggagalkan rencana Red Skull, Tesseract secara tidak sengaja membuka portal dan melemparkan Red Skull ke Vormir (letak Soul Stone).  Tesseract yang dengan kekuatannya dapat tembus dan akhirnya melubangi badan pesawat Valkyrie sehingga terjatuh ke laut. Howard Stark melakukan pencarian Steve Rogers, namun yang ditemukan hanya Tesseract. Selanjutnya Tesseract digunakan oleh Howard Stark sebagai bahan penelitian dan pengembangan teknologi persenjataan dalam proyek yang didanai oleh SHIELD yaitu proyek Pegasus.

Tahun 1946 – 1988

Proyek pegasus masih berlanjut dengan meneliti Tesseract untuk dijadikan sebagai dasar pengembangan teknologi dan pembuatan senjata. Pimpinan proyek yaitu Howard Stark, Nick Fury, Dr. Lawson, Hank Pym, Peggy Carter, dan penyusup Hydra. Lembaga yang menangani proyek pegasus adalah SHIELD bekerjasama dengan Stark Industries.

Tahun 1989

Dr. Lawson a.k.a Mar Vell menggunakanTesseract untuk membuat mesin bernama Light Speed yang ditujukan untuk menyelematkan bangsa Skrull dari kejahatan bangsa Kree. Pembuatan light speed masih dalam proyek Pegasus, namun tanpa sepengatuhuan dari SHIELD. Pekerjaan rahasia Dr. Lawson dinyatakan gagal oleh SHIELD karena kecelakaan pesawat yang dipiloti oleh Carol Dan Vers (Captain Marvel) dan Dr. Lawson tewas tertembak komanda bangsa Kree.

Tahun 1991

Howard Stark dibunuh oleh Winter Soldier, namun Proyek Pegasus tetap berlanjut di bawah kontrol dari SHIELD dengan pimpinan proyek yaitu Dr. Lawson.

Tahun 1995

Tesseract berada di Lab luar angkasa milik Dr. Lawson. Carol, Nick Fury, dan kucing Goose mengetahui letak dari lab luar angkasa dari koordinat yang diberikan oleh Dr. Lawson sebelum meninggal. Goose menelan tesseract agar bisa dibawa keluar dari lab dan tanpa sepengetahuan dari penjagaan bangsa Kree yang sudah menguasai lab. Setelah sampai di kantor Nick Fury, tesseract dimuntahkan oleh Goose di atas meja Nick Fury.

Tahun 2010

Pada film Iron Man 2, Tony Stark diberikan warisan oleh ayahnya Howard Stark melalui Nick Fury berupa file 3 proyek (Pegasus, Exodus, Golliath) yang ditangani oleh SHIELD dan Stark Industries. Howard Stark adalah salah satu pendiri SHIELD. Tony Stark menggunakan struktur Tesseract untuk membuat unsur baru yang menggantikan unsur Paladium sebagai baterai di reaktor dadanya.

Tahun 2012

Nick Fury merekrut Erick Selvig agar memanfaatkan tesseract untuk dijadikan senjata melawan alien dengan nama proyek yaitu Pegasus. Namun, tujuan dari SHIELD bertentangan dengan para Avangers yang mengakibatkan terjadinya perseteruan antara Nick Fury dan Avangers. Erick Selvig yang sudah dalam pengaruh Loki memanfaatkan tesseract untuk membuka portal agar pasukan Chitauri milik Thanos dapat menyerang bumi. Kedatangan pasukan Chitauri memaksa Avanger dan Nick Fury untuk tidak melanjutkan perdebatan dan bersatu untuk melawan Chitauri. Di akhir pertarungan yang dimenangkan oleh Avanger, Thor membawa kembali tesseract ke Asgard bersama Loki.

Tahun 2017

Ketika Asgard diserang oleh putri pertama Odin yaitu Hela, Loki hendak menghidupkan Surtur dengan api keabadian. Saat berjalan di Odin Teasure, Loki melihat Tesseract dan diam-diam dia mengambilnya.

Tahun 2018

Loki menyerahkan Tesseract kepada Thanos karena Thor diancam akan dibunuh.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *